MAGNET ISTANA, KRITISISME & PANGGUNG NASIONAL Oleh: Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Sosial, Politik & Hukum)
"Semua Pemerintaham mengalami masalah yang berulang: kekuasaan menarik kepribadian patologis. Bukan berarti kekuassan itu korup, tetapi kekuasaan itu magnetis bagi orang-orang yang mudah korup." - Frank Herbert (Chapterhouse Dune). Dua hari berturut-turut (Kamis dan Jum'at / 01 dan 02 Okt 2026), Presiden Prabowo melakukan "reshuffle" kabinet dengan pengangkatan sejumlah Menteri baru serta pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Presiden. Jumlah anggota kabinet Merah-Putih makin banyak, yakni menjadi 49 Menteri, 57 Wakil Menteri, 10 Penasihat Khusus Presiden, 7 Utusan Khusus Presiden, 11 Pejabat setingkat Menteri dan 26 orang Wantimpres yang nemiliki hak dan fasilitas negara setingkat Menteri. Total jenderal 160 orang Pejabat Negara setingkat Menteri. Menariknya, jumlah Pejabat tinggi di lembaga Eksekutif kabinet Prabowo, terbanyak sepanjang sejarah Indonesia. Jumlah tersebut belum...