Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

TAFSIR ULANG HAK PREROGATIF PRESIDEN Penulis: Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Politik, Demokrasi & Hukum)

 "Di masa lalu, pemimpin adalah bos. Namun kini, pemimpin harus menjadi partner bagi mereka yang dipimpin. Pemimpin tak lagi bisa memimpin hanya berdasarkan kekuasaan struktural belaka". Erich Fromm (1900 - 1980)      Hak Prerogatif secara tertulis, tak ditemukan dalam aturan2 ketatanageraan RI khususnya UUD 1945, Tap MPR, UU, PP maupun Peraturan2 turunannya. Artinya, Hak Prerogatif adalah terminologi yang berkembang secara praktik dan doktrinal.       Jika ditelusuri dari berbagai referensi, Hak Prerogatif Presiden menurut Bagir Manan sebagaimana dikutip oleh Mei Sutanto dalam jurnal Perkembangan Pemaknaan Hak Prerogatif Presiden adalah hak yang diberikan kepada Presiden secara langsung oleh konstitusi (hal. 242).      Sedangkan menurut Mahkamah Konstitusi (“MK”), berdasarkan pendapat hakim dalam Putusan MK No. 22/PUU-XIII/2015, bahwa secara teoritis, hak Prerogatif adalah hak yang dimiliki oleh lembaga tertentu, yang bersifat man...

TINJAU ULANG "DESK KETENAGAKERJAAN" DI KEPOLISIAN Penulis; Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Ketenagakerjaan & Ketua Umum ASPHRI)

     Belakangan ini, publik dihadapkan pada fenomena hadirnya "Desk Ketenagakerjaan" di lingkungan kepolisian. Sekilas, keberadaan "desk" tersebut seakan memberikan ruang bagi Buruh/Pekerja, maupun Pengusaha untuk mencari solusi hukum atas persoalan hubungan industrial.       Namun, jika ditelusuri lebih dalam, timbul pertanyaan mendasar: apakah kepolisian memiliki kewenangan untuk masuk ke ranah ketenagakerjaan yang sesungguhnya sudah diatur secara komprehensif dalam undang-undang ketenagakerjaan beserta aturan2 turunnya? Apakah "Desk ketenagakerjaan" ini memiliki dasar hukum yang kuat yang bisa menopang Polri dalam menjalankan tugas tersebut secara legalitas dan "legitimate"? Ranah Hukum Ketenagakerjaan      Sistem hukum ketenagakerjaan Indonesia, telah mengatur secara tegas dan jelas mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial antara Pekerja dengan Pengusaha. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisih...

SEKALI LAGI, TENTANG INTEGRITAS Penulis; Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Politik, Hukum & Demokrasi)

 "Memang benar bahwa integritas saja tidak akan menjadikanmu seorang pemimpin, tetapi tanpa integritas, kamu tidak akan pernah menjadi pemimpin." - Zig Ziglar      Hampir semua orang, pasti menyetujui INTEGRITAS sebagai urutan pertama dalam kehidupan sosial. Banyak aspek2 utama yang harus dipenuhi, jika kita ingin sukses dalam menjalin dan merawat hubungan dengan setiap orang. Misalnya saja kemampuan berkomunikasi (communication skill), kerjasama dalam tim (teamwork), kemampuan memimpin (leadership skill), kontrol emosi (emotional control skill), rasa empati dan banyak lagi.       Namun, integritas adalah fondasi atau dasar paling penting untuk keberlanjutan hubungan sosial seseorang. Sederhananya, orang yang tak memiliki integritas, pasti tak akan bisa dipercaya (lagi) oleh orang lain. Apalagi untuk menjadi seorang Pemimpin yang notabene adalah panutan dan teladan, integritas adalah aspek "conditio sine qua non" yang tak bisa ditawar!  ...

MARI BELAJAR DARI (KASUS) NOEL Penulis: Dr. Yosminaldi, SH.MM (Pemerhati Politik, Hukum & Demokrasi)

 "Seperti yang telah saya katakan, hal pertama yang harus dilakukan adalah jujur ​​pada diri sendiri. Anda tidak akan pernah bisa memberikan dampak pada masyarakat jika Anda belum mengubah diri sendiri. Pembawa damai yang hebat adalah orang-orang yang berintegritas, jujur, dan rendah hati" Nelson Mandela      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat "berita" yang sekejap, mampu mengalihkan perhatian publik. Tepat di siang hari pada Kamis (21 Agustus 2025), hampir semua stasiun TV berita Indonesia menyiarkan "breaking news" terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wamenaker RI.       Baru menjabat sebagai Wamenaker beberapa bulan dengan sejumlah gebrakan "turba" (turun kebawah) ke beberapa perusahaan, Noel - panggilan akrab Pak Wamen ini banyak mendapat pujian dan sekaligus kecaman dari banyak kalangan.      Dipuji, karena langsung turun tangan menyelesaikan kasus yang merugikan tenaga kerja, seperti penahanan ijazah asli oleh...